Tampilkan postingan dengan label Cerpen Dewasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen Dewasa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Februari 2016

Mengejar Matahari

Cerpen : Mengejar Matahari

Ini kali pertamaku berada di suatu daerah yang tidak pernah aku kunjungin seumur hidupku. Namanya sudah tersohor hingga seluruh penjuru dunia. Mereka kemari dengan tujuan yang sama. Apalagi kalau bukan untuk mengejar matahari.

Aku tidak bisa tidur di dalam kamar yang sempit, tanpa TV ataupun perlengkapan lain. Aku merasa kedinginan, karena seumur hidupku aku tidak pernah berada di puncak gunung. Apakag ini puncak? Entahlah, aku hanya asal berucap ria dalam pemikiranku.

Kamis, 04 Februari 2016

Lelaki Tua

Cerpen Dewasa : Lelaki Tua


Lelaki tua itu berjalan terseok-seok, langkahnya tidak lagi sekuat dulu tetapi dia tidak mempedulikan keadaan kakinya yang sudah mulai melemah, membawa beberapa koran pagi di dalam pelukannya. Beradu cepat dengan debu dan polusi yang bertebaran di pagi hari.

Jumat, 29 Januari 2016

Dua Jiwa, Satu Tubuh


Cerpen :Dua Jiwa, Satu Tubuh

“Dengarkan aku?” bisiknya perlahan.

“Iya, aku disini. Aku akan mendengarkanmu!”

“Kenapa aku tidak bisa melihatmu,” ujarnya lirih.

“Karena kita bersebelahan. Kamu di kanan dan aku dikiri,” kataku menjelaskan.

“Aku ingin selalu berada disisimu.”

Rabu, 27 Januari 2016

Pelacur Gelap

Malam berlalu cepat, gelap malam kian datang mengampiri. Tandanya waktu malam akan panjang, langit hitam namun tak bertanda akan hujan. Suara deru kendaraan tak pernah berhenti di kota besar. Disinilah aku, berdiri di pinggir jalan. memandang kendaraan berlalu lalang dan berharap akan ada yang berhenti dan menikmatinku dalam gelap malam. Aku tak berdaya, aku hanya perempuan yang kesepian di malam hari dan membutuhkan kehidupan di siang hari. Langit malam sebagai saksi bisu akan rahasia ini.

Selasa, 26 Januari 2016

Gairah Perawan

Aaahhhh, aku bisa gila! Aku sudah berusaha menghilangkan pikiran-pikiran ini, tetapi pemikiran ini seperti hantu yang selalu datang dan menghasutku untuk tengelam. Apa yang harus kulakukan, aku sudah tidak tahan lagi, mencoba menghalaunya malah membuatku semakin lemas dan uring-uringan. Ah tidak apa-apa hanya beberapa menit. Biar saja aku menikmatin ini, saat aku melirik jam tangan yang masih menunjuk pukul 05.00 pagi.

 

The words is WORLD Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang