Selasa, 16 Februari 2016

Usai Valentine


Nuansa Valentine Beranggsur-anggsur menghilang, setelah resmi tanggal 14 Februari berlalu. Entah sejak kapan, kalau valentine selalu identik dengan warna si merah jambu atau bahasa trendnya pink, pinky atau apapunlah itu. Kalau gaya madam Lilis Dahlia (benar nggak ya nama penyanyi dangdut-nya) apalah-apalah gitu. Beserta angel mungil yang membawa panah berbentuk hati pada bagian sudut tajamnya, mereka memanggilnya si cupid, dewa cinta.


Valentine tahun ini, aku tidak mendapatkan sekotak coklat maupun kartu, sungguh merana bila dibanding tahun-tahun sebelumnya. Karena saat ini, aku sedang bersembunyi dari kebisingan dan hiruk piruk kehidupan yang tiada henti. Ya, life is must go on, right. Tetapi aku masih mau bersemedi dahulu hingga lebaran tahun ini berakhir, lalu menentukan arah hendak kemana kaki ini akan berpijak, apakah kembali ke ibukota, atau mencoba keberuntungan lain di daerah lain. Sepertinya bakal balik ke ibukota deh, mungkin saja.

Nasib si jomblo lebih beruntung dibanding nasib LDR dengan jarak tempuh ribuan zona waktu dan jarak. Ya, begitulah nasib. Mudahan akan segera tergantikan lebih baik lagi di masa datang. Jatuh cinta pada bayang semu, sama seperti seutas tali yang lemah kala menerbangkan layang-layang. Begitu disapu angin, tali itu akan putus dan layang terbang dibawa angin.

Oh valentine, nuansamu sudah berakhir kini. Tetapi berbeda dengan Valentino yang masih eksis di ajang GP. Apakah usai hari kasih sayang, kasih itu juga usai? Aduh, jangan dong ya. Hari kasih sayang itu harus tetap ada. Taburkan cinta dan kasih pada orang terkasih dan disekeliling kita.

Hidup itu harus penuh dengan kedamaian jangan sampai terjadi pengeboman di Sarina ataupun di tempat-tempat lain yang akan membawa duka tersendiri dalam sejarah bila mengingatnya. Pengeboman di Bali masih terasa sisa kepedihan dan monumentnya tak pernah sepi dari pengunjung untuk sekedar mengingat kejahatan para penjahat yang membunuh dengan sadis tanpa cinta. Mereka yang tidak memiliki kasih tega membunuh. Karena itu, tebarkan kasih sayang pada sekeliling kita jangan hanya ada icon cinta yang usai setelah 14 Februari berlalu.


Terima Kasih Atas Kunjungannya Teman
Judul: Usai Valentine
Ditulis Oleh Arndt Sp
Jika mengutip harap berikan link yang menuju ke artikel Usai Valentine ini. Sesama pecinta dunia blogger marilah kita saling menghargai. Terima kasih atas perhatiannya dan sudah membaca di sini. Salam Penuh Kasih dan Karya. Arndt SP

0 comments:

Posting Komentar

Thanks to leave good and polite comments here

 

The words is WORLD Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang